Search :
Tubiyono
Club Bahasa Indonesia

KETEPATAN MAKNA DALAM BAHASA JURNALISTIK

 

1.Jelaskan bahwa penggunaan bahasa dalam jurnalistik itu harus lugas!

Jawab:

Bahasa Indonesia yang digunakan dalam jurnalistik harus lugas supaya mudah dimengerti dan dipahami oleh pembaca. Lugas diberi makna yang pokok-pokok saja, tidak menyimpang, bersifat apa adanya, sederhana, tidak berbelit-belit, tidak bersifat pribadi, objektif.

2.Apakah ada kesesuaian antara penulis dan pembaca berita?

Jawab:

Dengan penggunaan ketepatan makna dapat dihindari terjadinya salah persepsi antara penulis dan pembaca berita. Diharapkan penggunaan bahasa yang tepat sesuai dengan fakta dan dapat diterima oleh pembaca sehingga akan terwujud kesesuaiannya.

3.Bagaimana teknik penulisan berita agar memiliki ketepatan makna?

Jawab:

 

Teknik penulisan berita agar memiliki ketepatan makna dalam bahasa jurnalistik adalah (1) menggunkan kata-kata yang secarafaktual benar, (2) menggunakan kata-kata yang konstruksinya tepat, (3) menggunakan kata-kata yang maknanya paling tepat, (4) menggunakan kata atau kelompok kata yang tepat (tidak bias), dan (5) penggunaan kalimat yang gramatikal.

Read more...

PERBEDAAN KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL

 

KOMUNIKASI VERBAL


Simbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Bahasa dapat juga dianggap sebagai sistem kode verbal (Deddy Mulyana, 2005). Bahasa dapat didefinisikan sebagai seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut, yang digunakan dan dipahami suatu komunitas.

Read more...

BAHASA INDONESIA BAKU

Salah satu fungsi bahasa Indonesia baku adalah digunakan dalam penulisan akademik (karya tulis ilmiah), seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan lain-lain. Adapun salah satu ciri bahasa Indonesia baku adalah kalimatnya minimal memiliki fungi subjek predikat (S-P), lebih dari fungsi S - P boleh misalnya, S - P - O; S - P - O - K; S - P - Pel. Contoh:

Read more...

HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL

A. Interaksi
Adanya aktivitas-aktivitas dalam kehidupan sosial menunjukkan bahwa manusia mempunyai naluri untuk hidup bergaul dengan sesamanya (disebut gregariousness). Naluri ini merupakan salah satu yang paling mendasar dalam kebutuhan hidup manusia, disamping kebutuhan akan; afeksi (kebutuhan akan kasih sayang), inklusi (kebutuhan akan kepuasan), dan kontrol (kebutuhan akan pengawasan). Dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan hidup tersebut akan mendorong manusia untuk melakukan interaksi dengan sesamanya, baik untuk mengadakan kerjasama (cooperation) maupun untuk melakukan persaingan (competition).
Kata interaksi berasal dari Bahasa Inggris interaction artinya suatu tindakan yang berbalasan. Dengan kata lain suatu proses hubungan yang saling pengaruh mempengaruhi. Jadi interaksi sosial (social interaction) adalah suatu proses berhubungan yang dinamis dan saling pengatuh mempengaruhi antar manusia.


Read more...

KATA DALAM BERITA JURNALISTIK

 

1.Sebutkan unsur-unsur bahasa dalamberita!

Jawab:

Unsur-unsur bahasa dalam berita (1) kata, (2) frasa, (3) klausa, (4) kalimnat, (5) alinea, dan (6) wacana.

2.Apa yang dimaksud dengan kata?

Jawab:

Kata adalah gabungan bunyi (huruf) yang di dalamnya telah memiliki makna.

3.Apakah kata harus dari bahasa Indonesia asli?

Jawab:

Tidak adakata bahasa Indonesia asli, karena kata-kata dalam bahasa Indonesia umumnya bwrasal dari berbagai bahasa daerah, utamanya dari bahasa daerah Melayu (lama), bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa dadrah lainnya. Di samping berasal dari bahasa daerah, kata-kata bahasa Indonesia juga ada yangberasaldari bahasa asing, antara lain (a) bahasa Arab), (b) bahasa Latin, (c) bahasa Belanda, (d) bahasa Inggris.

4.Apakah ada perbedaan antara kata dasar dan kata jadian atau berimbuhan?

Jawab:

 

Ada perbedaan. Kata dasar merupakan kata yang belum berubah dari bentuk dasarnya atau (morfem bebas). Sedangkan kata jadian atau berimbuhan adalah kata yang sudah mengalami perubahan dari bentuk kata dasar (morfem bebas). Perubahan itu disebabkan oleh bermacam-macam cara antara lain dengan proses afiksasi, reduplikasi, akronimisasi, dan lain-lain. Kata tulis sebagai kata dasar, sedangkan menulis, menuliskan sebagai kata jadian.

Read more...

Profile

Buku

Buku "Struktur Semantis Verba dan Aplikasinya pada Struktur Kalimat dalam Bahasa Jawa" merupakan hasi penelitian dari tim Bapak Tubiyono dkk yang mencoba mengklasifikasikan secara sistematis verba-verba bahasa Jawa berdasarkan ciri-ciri atau struktur semantiknya.