Search :
Tubiyono
Club Bahasa Indonesia

BAHASA INDONESIA BAKU

Salah satu fungsi bahasa Indonesia baku adalah digunakan dalam penulisan akademik (karya tulis ilmiah), seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan lain-lain. Adapun salah satu ciri bahasa Indonesia baku adalah kalimatnya minimal memiliki fungi subjek predikat (S-P), lebih dari fungsi S - P boleh misalnya, S - P - O; S - P - O - K; S - P - Pel. Contoh:

Read more...

HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL

A. Interaksi
Adanya aktivitas-aktivitas dalam kehidupan sosial menunjukkan bahwa manusia mempunyai naluri untuk hidup bergaul dengan sesamanya (disebut gregariousness). Naluri ini merupakan salah satu yang paling mendasar dalam kebutuhan hidup manusia, disamping kebutuhan akan; afeksi (kebutuhan akan kasih sayang), inklusi (kebutuhan akan kepuasan), dan kontrol (kebutuhan akan pengawasan). Dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan hidup tersebut akan mendorong manusia untuk melakukan interaksi dengan sesamanya, baik untuk mengadakan kerjasama (cooperation) maupun untuk melakukan persaingan (competition).
Kata interaksi berasal dari Bahasa Inggris interaction artinya suatu tindakan yang berbalasan. Dengan kata lain suatu proses hubungan yang saling pengaruh mempengaruhi. Jadi interaksi sosial (social interaction) adalah suatu proses berhubungan yang dinamis dan saling pengatuh mempengaruhi antar manusia.


Read more...

KATA DALAM BERITA JURNALISTIK

 

1.Sebutkan unsur-unsur bahasa dalamberita!

Jawab:

Unsur-unsur bahasa dalam berita (1) kata, (2) frasa, (3) klausa, (4) kalimnat, (5) alinea, dan (6) wacana.

2.Apa yang dimaksud dengan kata?

Jawab:

Kata adalah gabungan bunyi (huruf) yang di dalamnya telah memiliki makna.

3.Apakah kata harus dari bahasa Indonesia asli?

Jawab:

Tidak adakata bahasa Indonesia asli, karena kata-kata dalam bahasa Indonesia umumnya bwrasal dari berbagai bahasa daerah, utamanya dari bahasa daerah Melayu (lama), bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa dadrah lainnya. Di samping berasal dari bahasa daerah, kata-kata bahasa Indonesia juga ada yangberasaldari bahasa asing, antara lain (a) bahasa Arab), (b) bahasa Latin, (c) bahasa Belanda, (d) bahasa Inggris.

4.Apakah ada perbedaan antara kata dasar dan kata jadian atau berimbuhan?

Jawab:

 

Ada perbedaan. Kata dasar merupakan kata yang belum berubah dari bentuk dasarnya atau (morfem bebas). Sedangkan kata jadian atau berimbuhan adalah kata yang sudah mengalami perubahan dari bentuk kata dasar (morfem bebas). Perubahan itu disebabkan oleh bermacam-macam cara antara lain dengan proses afiksasi, reduplikasi, akronimisasi, dan lain-lain. Kata tulis sebagai kata dasar, sedangkan menulis, menuliskan sebagai kata jadian.

Read more...

KONSEP FOLKLOR

KONSEP FOLKLOR

Apakah yang dimaksud dengan folkor? Folklor berasal dari kata folk dan lore. Folk adalah sebuah komunitas yang memiliki ciri-ciri pengenal fisik yang dapat membedakan dengan komunitas lainnya. Ciri pengenal fisik dapat dikenali dari ujung rambut sampai dengan ujung jari kaki. Hal ini berarti bahwa komunitas satu dapat dibedakan dengan komunitas lain berdasarkan warna , keadaan , dan jenis rambut. Karena dalam masyarakat dapat ditemukan yang memiliki rambut hitam, cokelat, dan warna lain. Selain itu, ada rambut lurus, rambut ikal (keriting), dan sebagainya. Dengan rambut yang dimiliki tersebut dapat dipakai sebagai salah satu pengenal identitas personal dari komunitas macam apa.

Ciri pengenal fisik lain, misalnya hidung, mata, warna kulit, dan sebagainya. Keadaan hidung, ada hidung yang mancung seperti paruh burung betet, ada hidung pesek. Keadaan mata, utamanya bola mata yang berwarna hitam atau berwarna biru, dan sebagainya. Dari warna kulit juga dapat dibedakan warna kulit putih, kulit kuning, kulit coklat, dan warna kulit hitam.Berdasarkan ciri-ciri ketubuhan itulah secara personal dapat diprediksi dari komunitas yang berasal dari daerah (negara) tertentu.

Sedangkan lore adalah tradisi dari folk yang dapat diwariskan secara turun temurun dari generasi satu ke generasi berikutnya. Pewarisan tersebut pada umumnya diwariskan secara lisan, utamanya masyarakat yang masih tradisional dan mengandalkan kelisanan sebagai media utama berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam pewarisan nilai-nilai tersebut juga diiringi dengan gerakan tubuh, misalnya dengan lambaian tangan, gerakan mata, gerakan mulut, gerakan kepala, dan gerakan tubuh lainnya. Selain itu, pewarisan tradisi dapat juga diikuti dengan keadaan alam (landmark) sebagai instrumen pengingat komunitas.

 

Profile

Buku

Buku "Struktur Semantis Verba dan Aplikasinya pada Struktur Kalimat dalam Bahasa Jawa" merupakan hasi penelitian dari tim Bapak Tubiyono dkk yang mencoba mengklasifikasikan secara sistematis verba-verba bahasa Jawa berdasarkan ciri-ciri atau struktur semantiknya.